
Terakhir Diperbarui 3 Februari 2026 | Waktu baca: 10 menit
Di tengah hamparan dataran tinggi Andes yang gersang, tandus, dan berangin kencang, terdapat sebuah fenomena alam yang sering membuat para penjelajah tertegun. Di antara bebatuan vulkanik yang tidak menyisakan ruang bagi kehidupan biasa, muncul gumpalan-gumpalan hijau terang yang masif. Dari kejauhan, ia tampak seperti tumpahan lumpur primordial atau koloni organisme dari planet lain. Namun, jangan salah sangka; ini adalah Yareta, salah satu organisme hidup tertua dan paling tangguh di muka bumi.
Yareta (Azorella compacta) bukan sekadar lumut atau jamur. Ia adalah tanaman berbunga yang telah berevolusi selama jutaan tahun untuk bertahan hidup di salah satu lingkungan paling keras di dunia: Puna yang tinggi di Peru, Chili, dan Bolivia.
Anatomi Sang Penjelajah Waktu: Lebih dari Sekadar Gumpalan
Secara taksonomi, Yareta termasuk dalam famili Apiaceae (atau Umbelliferae). Jika Anda terkejut, itu wajar; secara biologis, Yareta bersaudara dekat dengan wortel, peterseli, dan seledri yang biasa kita temui di dapur. Namun, alih-alih tumbuh tinggi dengan daun yang melambai, Yareta memilih strategi "bertahan hidup minimalis".
Tanaman ini tumbuh membentuk struktur bantal (cushion plant) yang sangat padat. Kepadatannya begitu ekstrem sehingga Anda bahkan bisa berdiri di atasnya tanpa merusak struktur internalnya (meskipun sangat tidak disarankan). Mengapa ia tumbuh begitu rapat?
- Perlindungan dari Angin: Di ketinggian 3.000 hingga 5.000 meter, angin bisa menjadi sangat mematikan. Bentuk gumpalan padat ini meminimalisir luas permukaan yang terkena angin kencang.
- Retensi Kelembapan: Udara di pegunungan sangat kering. Struktur rapat membantu tanaman menjaga kelembapan di bagian dalamnya.
- Perangkap Panas: Ini adalah fitur paling menakjubkan. Yareta adalah kolektor surya alami.
Laboratorium Panas Alami di Tengah Dinginnya Andes
Salah satu rahasia terbesar Yareta terletak pada kemampuannya memanipulasi suhu. Di daerah Puna, suhu udara bisa turun drastis di bawah titik beku saat malam hari. Namun, Yareta memiliki sistem "insulasi" yang luar biasa. Berkat strukturnya yang menempel erat pada tanah dan bebatuan, ia mampu menangkap panas dari radiasi matahari di siang hari dan menyimpannya.
Penelitian menunjukkan bahwa temperatur udara di permukaan gumpalan Yareta bisa satu atau dua derajat Celcius lebih tinggi daripada suhu lingkungan sekitarnya. Bagi tanaman berukuran kecil di lingkungan ekstrem, perbedaan satu derajat bisa berarti perbedaan antara hidup dan mati. Ia menciptakan iklim mikro sendiri, sebuah perlindungan hangat bagi dirinya sendiri di tengah dinginnya pegunungan.
Kecepatan Tumbuh yang Luar Biasa Lambat
Jika Anda menganggap kura-kura bergerak lambat, maka Yareta adalah definisi dari "kesabaran tak terbatas". Yareta tumbuh dengan kecepatan yang nyaris tidak terlihat: hanya sekitar 1,5 sentimeter per tahun.
Kecepatan tumbuh yang sangat lambat ini adalah konsekuensi dari lingkungan yang minim nutrisi dan suhu yang dingin. Karena tidak mampu membuang energi secara sia-sia, Yareta menginvestasikan seluruh sumber dayanya untuk memperkuat struktur dan daya tahan. Hasilnya? Gumpalan hijau yang Anda lihat hari ini mungkin sudah ada di sana sejak zaman Kekaisaran Romawi atau era kejayaan peradaban kuno lainnya. Banyak spesimen Yareta yang ditemukan saat ini diperkirakan berusia lebih dari 3.000 tahun. Berdiri di hadapan Yareta berarti Anda sedang berdiri di hadapan saksi bisu sejarah bumi.
Habitat: Di Mana Bumi Bertemu Langit
Yareta hanya ditemukan di dataran tinggi pegunungan Andes di wilayah Peru, Bolivia, Chili utara, dan Argentina barat laut. Wilayah ini dikenal dengan sebutan Altiplano atau Puna. Tanaman ini tumbuh di lereng berbatu dan tanah berpasir yang kering.
Di tempat ini, intensitas sinar ultraviolet (UV) sangat tinggi, namun Yareta memiliki "tabir surya" alami dalam bentuk lapisan lilin dan resin yang tebal pada daun-daun kecilnya yang padat. Resin ini jugalah yang memberikan aroma khas pada tanaman ini saat didekati.
Ancaman dari Manusia: Masa Lalu yang Kelam
Sayangnya, ketangguhan Yareta terhadap alam tidak sebanding dengan ketangguhannya terhadap aktivitas manusia. Karena kandungan resinnya yang tinggi, Yareta sangat mudah terbakar dan memiliki nilai kalori yang tinggi sebagai bahan bakar. Selama berabad-abad, penduduk lokal dan perusahaan pertambangan di Andes menggunakan Yareta sebagai kayu bakar atau bahan bakar lokomotif uap.
Mengingat pertumbuhannya yang sangat lambat, eksploitasi berlebihan di masa lalu telah menyebabkan populasi Yareta menyusut drastis. Sebuah tanaman yang butuh 3.000 tahun untuk tumbuh bisa habis terbakar hanya dalam hitungan menit di dalam tungku pemanas. Saat ini, Yareta telah dilindungi oleh hukum di berbagai negara tempat ia tumbuh, dan pemanfaatannya dilarang keras untuk menjaga agar spesies purba ini tidak lenyap dari muka bumi.
Filosofi Kehidupan dari Yareta
Ada pelajaran mendalam yang bisa kita ambil dari tanaman "alien" ini. Yareta mengajarkan kita bahwa dalam kondisi yang paling tidak memungkinkan sekalipun, kehidupan selalu menemukan cara. Ia tidak mencoba melawan lingkungan, melainkan beradaptasi dengan cara yang paling efisien: tumbuh rendah, tetap rapat, dan bersabar.
Keberadaannya di blog Picture of Our World mengingatkan kita bahwa dunia ini penuh dengan keajaiban yang tidak harus berukuran raksasa atau bergerak cepat untuk menjadi hebat. Terkadang, keajaiban terbesar adalah kemampuan untuk bertahan tetap hidup dan tetap hijau di tengah tandusnya kehidupan selama ribuan tahun.
Daftar Pustaka & Referensi
- Environmental Graffiti. Yareta: The Alien-Looking Plant of the Andes. [
]http://www.environmentalgraffiti.com/news-yareta - Kalin Arroyo, M. T., et al. (2003). Cushion Plants: Evolution and Adaptation to High Altitude. University of Chile Press.
- National Geographic. The Oldest Living Things in the World: The 3,000-Year-Old Yareta.
- Botanical Journal of the Linnean Society. Azorella compacta: Morphology and Ecology of a High-Andean Specialist.
- Smithsonian Magazine. The Rare and Ancient Yareta Plants of the Atacama Desert.

